Sajak Jejak Kartini
Kartini Tak Merintih Aku terlahir karena kehendak Tuhan Besar dan tumbuh karena takdir Tuhan Tak bisa melawan karunia Tuhan Tapi, Aku bisa melawan ketidakbenaran Kehadiranku sangat penting di dunia Mengurus perkerjaan rumah Menjaga keluarga siang malam Terkadang terjaga dan mengalah demi keluarga Meski keringat dan air mata menetes tanpa sengaja Perjuanganku tak kenal lelah, Tak usah khawatirkan itu Biarkan lelahku untuk dedikasiku Sebagai wanita yang bermartabat Untuk kesejahteraan umat Meski beban terurai keluh kesah Namun tak menimbulkan kesedihan kaumnya Tak berperi, tak pernah merintih Tak bersuara, hanya perbuatan nyata Agar kaumnya bergerak membangun bangsa Wanita Ketika mendengar kata wanita Banyak yang terlintas biasa banyak definisinya Bahkan seluruh huruf tak bisa mendefinisikannya Dulu wanita begitu lemahnya Tak tinggi derajatnya Entah apa yang mereka kira Sampai menginjak dengan seenaknya Hati tak terima Kartini maju memberantas i...